Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) adalah kewajiban bagi setiap pelaku usaha sebagaimana tertuang dalam Pasal 15 huruf (c) Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal Pasal 5 huruf (c) dan Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

LKPM adalah laporan mengenai perkembangan realisasi Penanaman Modal dan permasalahan yang dihadapi Pelaku Usaha yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala (Pasal 1 angka (20) Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021) yang wajib menyampaikan LKPM secara online adalah Semua Pelaku Usaha, kecuali Pelaku Usaha Mikro, Perusahaan di bidang usaha hulu migas, perbankan, Lembaga keuangan non bank dan asuransi.

LKPM dilakukan sesuai ketentuan penyampaian LKPM (Pasal 32 ayat (4) Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021 yaitu Bagi Pelaku Usaha kecil setiap 6 (enam) bulan dalam 1 (satu) tahun laporan dan Bagi Pelaku Usaha menengah dan besar setiap 3 (tiga) bulan (triwulan). LKPM WAJIB disampaikan secara online melalui https://oss.go.id/ pada menu “Pelaporan LKPM” .

DPMPTSP Kota Cilegon Melalui Bidang Pengendalian Penanaman Modal melakukan berbagai kegiatan diantaranya sosialisasi kebijakan penanaman modal, sosialisasi kemitraan usaha, bimbingan teknis perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik dan bimbingan teknis tata cara penyampaian LKPM online perizinan berusaha. Pada sesi pelatihan penyampaian LKPM secara online, pelaku usaha di berikan materi megenai tata cara penyampaian LKPM secara online dan di bimbing langsung oleh petugas-petugas DPMPTSP Kota Cilegon.

UMKM KOTA CILEGON MAMPU BERDAYA SAING

Rangkaian Kegiatan tersebut juga hadiri kurang lebih 230 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pelaku usaha diberi arahan agar bisa maju dan bersaing bersama produk yang dimilikinya, pelatihan yang didapatkan selain diajarkan memproses izin usaha melalui oss.go.id hingga terbit izin usahanya juga dilakukan pelatihan dari dasar proses produksi, packaging yang berkualitas sehingga dapat bersaing dan di terima di toko modern, juga di ajarkan melakukan pemasaran melalui market place / penjualan secara online.

Selain itu kegiatan pengembangan keterampilan UMKM ini juga dipersiapkan guna mengikuti program pemerintah yang akan membangun sentra UMKM tahun depan yang rencananya berlokasi di lingkar selatan. Kedepan ketika sentra UMKM jadi, produk dari para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah bisa di jual disana sebagai buah tangan dan produk konsumsi harian.

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam melaksanakan penanaman  modal, sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia dan untuk memberikan informasi kemudahan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik melalui oss, sehingga pelaku usaha dapat memberikan laporan yang akuntabel dalam rangka meningkatkan realisasi investasi di Kota Cilegon. Kegiatan ini juga berdampak agar meningkatnya pelaku usaha yang memiliki legalitas berupa perizinan berusaha dan untuk meningkatkan kepatuhan tentang pelaporan kegiatan penanaman modal (LKPM).