JAKARTA – Pemerintah resmi meluncurkan sistem pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS), Senin (9/7), untuk mempermudah pengurusan perizinan investasi di Indonesia dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh investor.

Peluncuran OSS dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, disaksikan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Periwisata Arief Yahya, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri PAN-RB Asman Abnur, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Darmin Nasution mengatakan, dalam 15 paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan pemerintah, semuanya berusaha menyederhanakan perizinan

Tetapi ternyata masih banyak yang belum tersentuh baik pusat atau daerah. Karena itulah pemerintah merancang sistem OSS. “Sistem ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menyederhanakan proses perizinan, sekaligus menyempurnakan 15 paket kebijakan- ekonomi yang sebelumnya telah diterbitkan, di samping menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian,” kata Darmin saat peluncuran OSS.

Darmin menjelaskan, sistem OSS ini dapat diakses secara daring dan terintegrasi di semua kementerian lembaga (KL) maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia, untuk mendukung pelaksanaan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP). “Dengan sistem OSS, izin berusaha akan didapat oleh pelaku usaha dalam waktu kurang dari satu jam,” kata dia. (ts/ant)

Sumber :  http://id.beritasatu.com/home/sistem-perizinan-online-akan-tingkatkan-investasi/177666